Artikel

Menggunakan Roh Kita untuk Menerima Alkitab dan Mengambilnya Sebagai Makanan

14 Jul 2026
6 menit baca

Matius 4꞉4

Tetapi Yesus menjawab, "Ada tertulis꞉ Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”
 

Di satu sisi, firman Allah adalah nafas Allah (2 Tim. 3꞉16), dan di sisi lain, itu juga makanan kita. Firman itu untuk kita makan, bukan hanya untuk kita pelajari doktrin-doktrinnya. Kita tidak memakan Alkitab dengan mulut kita secara fisik; sebaliknya, kita menggunakan roh kita untuk menerima firman Allah. Allah adalah Roh, dan apa pun yang Dia hembuskan juga adalah roh. Jika kita hanya memikirkannya dengan pikiran kita, kata‑kata dalam Alkitab menjadi huruf dan pengetahuan yang mati (2 Kor. 3꞉6b). Setiap kali kita menggunakan roh kita untuk menerimanya, Alkitab menjadi roh, dan kata‑kata dalam Alkitab adalah hayat bagi kita.


CARA BERLATIH
Berdoa Atas Firman Tuhan

Seluruh Alkitab dapat digunakan untuk berdoa. Kejadian 1꞉1 mengatakan, “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.” Ketika Anda membaca ayat ini, Anda dapat berdoa, “Ya Tuhan, pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Pada mulanya. Oh, pada mulanya Allah. Allah menciptakan. Allah menciptakan langit; Allah menciptakan bumi.” Dengan cara ini Anda berdoa dengan roh Anda dan dengan kata‑kata Alkitab. Ketika Anda berdoa seperti ini, Roh Kudus akan menjawab di dalam diri Anda, sehingga kata‑kata ini tersampaikan kepada Anda. Tidak hanya itu, tetapi Roh Kudus juga bersinar dalam kata‑kata ini. Anda menjamah fakta bahwa Allah adalah permulaan segala sesuatu dan bahwa Dialah yang seharusnya memulai segala sesuatu. Kemudian segera, Anda berdoa, “Ya Tuhan, ampunilah aku. Di masa lalu selalu akulah yang memulai segala sesuatu. Bukan 'pada mulanya Allah.' Ya Tuhan, ampunilah aku karena telah memulai segala sesuatu.” Anda memohon kepada‑Nya untuk mengampuni Anda karena telah memulai banyak hal di masa lalu. Jika Anda berdoa dengan cara ini, Alkitab akan benar‑benar menjadi firman Allah yang hidup bagi Anda.


Meluangkan Waktu untuk Belajar Doa‑baca dan Tidak Mencari Kesuksesan Instan

Pertumbuhan hayat apapun membutuhkan waktu, dan semakin tinggi hayat itu, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk tumbuh. Kita tidak bisa begitu saja meminta dokter untuk memberikan beberapa suntikan kepada bayi dan mengharapkannya tumbuh dewasa. Hayat rohani bahkan lebih tinggi daripada kehidupan fisik, sehingga pertumbuhannya cenderung tidak instan. Anda harus meluangkan waktu setiap hari untuk doa-baca firman. Selama waktu ini, Anda harus melupakan diri sendiri, pikiran, emosi, dan preferensi Anda, dan cukup doa‑baca firman Tuhan. Pada saat ini, jika Anda merasa salah, Anda harus bertobat dan mengakui dosa‑dosa Anda. Anda harus menggunakan roh Anda untuk berdoa kepada Tuhan dengan firman‑Nya dari lubuk hati Anda yang terdalam. Terlepas dari apakah Anda memahami apa yang Anda baca atau tidak, Anda dapat berdoa dengan firman‑Nya, dan Roh Kudus akan menggunakan kata‑kata yang Anda doa‑bacakan untuk menyirami Anda dan menerangi Anda dari dalam. Dengan cara ini Anda akan disuplai oleh Tuhan.


Berdoabaca Setiap Hari Adalah Cara untuk Terus Dipenuhi Roh Kudus

Kita dapat menggunakan contoh lain. Jika saya memiliki temperamen buruk, seorang saudara mungkin berkata kepada saya, “Karena temperamen kita tidak akan pernah berubah, kita perlu menyadari bahwa kita telah disalibkan bersama Kristus. Ketika Tuhan berada di kayu salib, Ia menyalibkan temperamen dan daging kita. Karena itu, kita harus menganggap diri kita mati.” Setelah mendengarkannya, saya akan menerima perkataannya dan bersyukur kepada Tuhan bahwa saya, temperamen saya, dan daging saya telah disalibkan bersama Kristus. Sekarang saya harus menganggap diri saya sebagai orang yang disalibkan. Namun, semakin saya menganggap diri saya mati, semakin temperamen saya hidup. Inilah pengalaman kita yang sesungguhnya.

Di sisi lain, jika setiap hari saya mendoabacakan firman, dan menyerap Tuhan secara batiniah, Roh Itu hidup di dalam saya. Ketika saya menyerap Dia ke dalam diri saya, ketersaliban saya bersama‑Nya dan kuasa yang membunuh termasuk di dalam Dia. Sekarang Tuhan ada di dalam saya, saya mungkin tidak tahu apa yang telah terjadi, tetapi secara spontan saya akan melupakan amarah saya tanpa menyadari bagaimana amarah itu hilang. Dengan ini kita dapat melihat bahwa mengatasi amarah kita bukanlah dengan cara untuk mengatasi amarah kita adalah dengan menyerap Tuhan ke dalam diri kita dan dipenuhi oleh‑Nya.

Jika kita renungkan, kita akan melihat bahwa makan juga membutuhkan usaha manusia. Inilah sebabnya mengapa ketika Allah menurunkan manna dari surga untuk anak-anak Israel, Dia tidak menurunkannya langsung ke mulut orang Israel. Sebaliknya, anak‑anak Israel harus bangun pagi‑pagi, keluar dari tenda mereka, dan mengumpulkannya (Kel.16꞉1316). Jika mereka bangun terlambat, manna akan mencair sebelum mereka dapat mengumpulkannya (ay.21). Kasih karunia Allah cukup, tetapi itu tidak "cukup" untuk orangorang yang malas. Allah memberikan kasih karunia, tetapi Dia menuntut agar kita bekerja sama dengan‑Nya.


Memandang Penting Persekutuan Kita dengan Tuhan dan Tidak Terganggu oleh Setan

Jangan katakan bahwa Anda sibuk. Apakah Anda punya waktu atau tidak bergantung pada apa yang Anda anggap penting. Bagi seseorang untuk mengatakan bahwa dia terlalu sibuk untuk makan bukanlah hal yang jujur, karena dia tidak akan mampu hidup tanpa makan. Semuanya tergantung pada apakah Anda menganggap doa‑baca dan berkontak dengan Tuhan sama pentingnya dengan kebutuhan tubuh Anda untuk makan. Anda harus waspada bahwa Setan sangat licik. Ketika Anda tidak doa‑baca, tidak akan terjadi apa pun di lingkungan Anda, tetapi begitu Anda mulai doa‑baca, anak‑anak Anda mungkin mulai membuat masalah, telepon mungkin tiba‑tiba berdering, atau seseorang akan mengetuk pintu. Anda harus sangat menghargai waktu yang Anda habiskan dalam persekutuan dengan Tuhan di hadapan‑Nya. Tuhan mengunjungi Anda melalui firman‑Nya dan sebagai Roh, dan Anda tidak boleh meninggalkan‑Nya begitu saja. Di atas segalanya, Anda harus terlebih dahulu bersekutu dengan Tuhan secara menyeluruh sebelum Anda sibuk dengan hal‑hal lain. Jika Setan melihat bahwa Anda serius, dia tidak akan mengganggu Anda lagi, karena dia tahu bahwa dia akan membuang‑buang waktunya.


Mengontak Tuhan melalui Doa‑baca adalah Rahasia Sukacita

Cara terbaik untuk memiliki kesehatan yang baik adalah dengan bangun setiap pagi untuk doa‑baca firman. Setelah Anda doa‑baca, semua penyakit Anda akan lenyap. Ini karena ketika Anda berdoa, semua kesedihan di dalam diri Anda hilang, dan Anda hanya dipenuhi oleh Tuhan. Ketika Anda memiliki sukacita di dalam hati, apa pun yang Anda makan terasa enak, dan semua penyakit akan meninggalkan Anda. Kita harus tahu bahwa Tuhan sangat praktis saat ini. Dia adalah Roh hayat di dalam diri Anda dan saya, dan Dia memberi kita Alkitab dengan Diri‑Nya sendiri dalam firman‑Nya. Inilah harta kita yang sebenarnya. Setiap pagi kita harus meluangkan waktu untuk berdoa sambil membaca tiga atau lima ayat firman. Kemudian kita akan merasakan kemanisan dan sukacita yang tak terkatakan di dalam diri kita.


Berlatih Doa‑baca Bersama dengan Orang-Orang Kudus Lainnya

Anda dapat meminta orang‑orang kudus yang tinggal di dekat Anda untuk berkumpul dan berlatih doa‑baca. Ini juga dapat dipraktikkan dalam sidang‑sidang selama seminggu. Ketika semua orang berkumpul lebih awal, Anda dapat terlebih dahulu membagi diri menjadi kelompok‑kelompok kecil untuk doa-baca, lalu berkumpul kembali untuk bersidang. Dengan demikian sidang‑sidang kita, akan menjadi sidang di mana roh kita dibuka untuk menjamah Tuhan yang nyata dan hidup dan untuk merasakan kemanisan dan kemustikaan-Nya. Inilah jalan hayat, dan inilah jalan untuk dibangunkan kembali dan menang. Semoga kita semua berusaha sebaik mungkin untuk mempraktikkan doa‑baca.


Transformation of Life and the Building Up of the Church, CWWL,1966, vol.3, ch. 2.