Artikel

Memperhidupkan Kristus Dengan Firman dan Roh

05 May 2026
6 menit baca

Kolose 3꞉16

Hendaklah perkataan Kristus tinggal dengan limpahnya di dalam kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur dan puji‑pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu (Tl).


HASRAT HATI ALLAH

Kita tahu bahwa keseluruhan hasrat hati Allah Tritunggal adalah menggarapkan diri‑Nya sendiri ke dalam Anda supaya Anda dapat memperhidupkan Dia. Hasrat hati Allah adalah Anda memperhidupkan Dia. Sekarang kita dapat mengerti Kejadian 1꞉26. Allah menciptakan kita dalam gambar dan rupa‑Nya dikarenakan hasrat hati‑Nya adalah Dia menginginkan diri‑Nya sendiri digarapkan ke dalam diri kita untuk menjadi hayat kita dan sifat kita, bahkan menjadi watak kita, karakter kita, hidup kita. Kita punya gambaran yang jelas di dalam Alkitab bahwa kita adalah bejana ciptaan Allah dengan bentuk Allah, gambar Allah, dan rupa Allah. Dan melalui Kristus yang telah melewati berbagai proses, Dia telah masuk ke dalam diri kita dan menjadikan kita satu roh dengan Dia. Untuk tujuan apa? Supaya kita dapat memperhidupkan Dia. Dia masuk ke dalam diri kita menjadi hayat kita, sifat kita, watak kita, karakter kita, dan hidup kita. Kita harus ingat akan lima hal ini꞉ hayat, sifat, watak, karakter, dan hidup. Pertama‑tama Dia menjadi hayat kita, dan Dia ingin menjelajah melalui tiga hal yaitu sifat kita, watak kita, dan karakter kita untuk menjadi hidup kita. Watak adalah sesuatu yang di dalam, dan karakter adalah sesuatu yang terekspresikan dengan watak Anda. Hayat termasuk sifat, dan sifat termasuk watak, dan ekspresi watak adalah karakter. Semuanya ditambahkan itulah hidup Anda sehari‑hari. Berdasarkan Alkitab, Allah Tritunggal hari ini bukanlah hanya ingin menjadi hayat kita saja tetapi juga sifat kita, watak kita, karakter kita, dan akhirnya menjadi hidup kita.


FIRMAN DAN ROH

Listrik adalah ilustrasi yang baik. Dengan sebuah mikrofon tanpa kabel ada dua kabel, kabel antena dan kabel di tanah. Di dalam bahasa Cina ini disebut kabel surgawi dan kabel bumiah. Ketika kedua kabel ini bekerja sama Anda akan mendapatkan transmisi dari listrik. Allah kita itu adalah pneuma (udara),  Sang Roh, misterius tetapi juga praktis. Bagaimanakah Allah yang misterius namun praktis ini ditransmisikan ke dalam diri kita? Oleh Firman dan Roh. Anda haruslah disambungkan kepada kedua kabel ini yaitu Firman dan Roh. Anda haruslah tetap dalam kontak dengan kedua kabel ini. Walaupun listrik sudah dipasangkan ke dalam gedung ini, jika alat tertentu disekat bahkan sesuatu yang paling kecil pun, tidaklah akan menerima arus listrik. Jikalau kita hendak memperhidupkan Kristus, kita haruslah terus disambungkan ke dalam arus ini dan kita harus tidak memiliki sekatan sama sekali. Tidak boleh ada penghentian dan pemutusan atas arusnya. Sekarang Anda mengerti apa artinya berdoa tanpa henti, yang adalah menjaga diri Anda tersambung ke dalam arus surgawi tersebut. Sekali Anda terputus dari arus surgawi, Anda habis. Tidak peduli seberapa banyak pengalaman yang Anda miliki di dalam Kristus.

Bagaimanakah kita bisa berdoa setiap waktu? Dengan meletakkan Efesus 5꞉17‑20 dan Kolose 3꞉16‑17 bersama kita bisa menjadi jelas. Kedua bagian ini adalah bagian yang berhubungan. Efesus 5 mengatakan dipenuhi oleh roh, ini tidak diragukan lagi ini pastilah mengarah kepada doa. Tidak ada cara lain bagi Anda untuk dipenuhi di dalam roh Anda. Anda tidak dapat hanya duduk dan berpikir dan meditasi kemudian dipenuhi di dalam roh. Anda harus berdoa, berdoa adalah meletakkan lebih banyak pneuma ke dalam Anda. Efesus pasal 5 juga mengatakan, “dan berkata‑katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian, dan nyanyian rohani, bernyanyi dan bermazmur dengan hatimu kepada Tuhan, dan mengucap syukur dalam segala waktu (Tl).” Firman ini menekan kita dan membongkar kita. Saya percaya kebanyakan dari kita tidak mengucap syukur kepada Allah lebih dari sepuluh kali sehari. Jika Anda orang yang mengucap syukur setiap waktu untuk setiap hal di dalam nama Tuhan, pastilah Anda orang yang berdoa. Anda bernyanyi, bermazmur, mengucap syukur sepanjang hari.

Dalam Kolose 3꞉16, dikatakan, “Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu.” Bagaimanakah Anda membiarkan perkataan Kristus diam di dalam Anda? Ini haruslah di dalam segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji‑pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu. Kemudian ayat 17 mengatakan, “Dan segala sesuatu yang kamu lakukan atau perbuat, lakukanlah semuanya itu di dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.” Bagaimanakah kita dapat melakukan segala sesuatu di dalam nama Tuhan? Tidak ada jalan lain kecuali dengan memuji, mengucap syukur, dan berdoa. Ketika kita melakukan segala sesuatu di dalam nama Tuhan, itulah memperhidupkan Kristus. Ketika Anda melakukan segala sesuatu di dalam nama‑Nya Anda menjadi Dia, dan secara praktis Dia telah menjadi Anda. Jika Anda tidak bersatu dengan Dia, bagaimana bisa Anda melakukan segala hal di dalam nama‑Nya. Jikalau Anda melakukan hal‑hal di dalam nama‑Nya tetapi Anda tidak bersatu dengan Dia, Anda sedang menipu orang. Cara untuk memperhidupkan Kristus adalah memasukkan diri Anda ke dalam Firman, ke dalam doa, dan ke dalam nyanyian, pujian, bermazmur sepanjang hari. Jika Anda tinggal di dalam proses ini maka Anda memperhidupkan Kristus. Sepanjang hari Anda tidak hanya perlu mendoa bacakan Firman, tetapi juga membaca‑nyanyikan Firman. Ini tidaklah cukup hanya dengan doa‑baca. Anda harus menyanyikan Firman, memazmurkan Firman sepanjang hari.

Kita memiliki Sang Roh sebagai kabel antena dan Firman sebagai kabel dasar. Kabel antena adalah yang di dalam kita, di dalam roh kita, dan kabel dasar adalah di tangan kita; kita hanya perlu untuk menetap di sini dengan kedua kabel ini. Kemudian kita akan mendapatkan transfusi dan transmisi. Kita akan mendapatkan penyerapan dan penjenuhan; maka apa pun yang kita lakukan akan kita lakukan di dalam nama‑Nya. Inilah memperhidupkan Kristus. Ini bukanlah semacam pengajaran atau doktrin. Ini adalah sedikit visi dengan beberapa instruksi. Kesemuanya ini tergantung kepada praktek kita sehari‑hari. Berita‑berita Pelajaran Hayat dan bahkan pembelajaran Alkitab adalah sia‑sia jika Anda tidak mempraktekkan ini. Jikalau Alkitab hanyalah tetap sebagai huruf mati, hal itu akan membunuh Anda, ini adalah sia‑sia. Alkitab bisa menjadi hidup bagi Anda ketika Anda bernapas menghirupnya, ketika Anda mendoakannya, ketika Anda melakukan pujian atasnya, ketika Anda membaca‑nyanyikannya, ketika Anda membaca‑memazmurkannya. Semua Firman akan menjadi pneuma yang hidup bagi Anda. Kemudian Anda akan mendapat transmisi dan transfusi, menjadikan diri‑Nya segala‑galanya bagi Anda dan menjadikan Anda satu dengan Dia. Lalu apapun yang Anda katakan dan apa pun yang Anda lakukan akan menjadi Kristus. Inilah memperhidupkan Kristus. Anda harus mempraktekkannya.


Sumber꞉ Perfecting Training, Bab 16